Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Buleleng terus memperkuat kaderisasi generasi muda di sektor pertanian modern.
Melalui Satuan Karya Pramuka (Saka) Taruna Bumi, sebanyak 24 orang Pramuka Penegak dari 7 gugus depan yang berpangkalan di SMA/SMK se-Kabupaten Buleleng resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Anggota Saka Taruna Bumi di Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Minggu (20/9/2026).
Pelantikan yang berlangsung usai pembekalan intensif sejak Sabtu (19/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026) ini diikuti oleh perwakilan pelajar dari SMKN 2 Singaraja, SMKN 3 Singaraja, SMKN 1 Sukasada, SMKN Bali Mandara, SMAN 2 Busungbiu, SMAS Lab Undiksha Singaraja, dan SMAN 2 Tejakula.
Pemimpin Saka Taruna Bumi Kwarcab Buleleng, I Gusti Ayu Maya Kurnia, menegaskan bahwa kegiatan perekrutan dan pelantikan ini diselenggarakan sebagai wadah pendidikan luar sekolah guna menumbuhkan jiwa kepemimpinan serta karakter cinta tanah air melalui sektor pertanian.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mewujudkan kader pembangunan nasional yang memiliki karakter cinta pertanian sejak dini. Kami ingin menyediakan wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega agar mereka mampu menyebarluaskan pengetahuan, inovasi, serta pengalaman praktis di bidang pembangunan pertanian kepada masyarakat,” ujar I Gusti Ayu Maya Kurnia, Minggu (20/9/2026).
Sebelum dikukuhkan, para anggota baru mendapatkan rangkaian materi teori dan praktik yang komprehensif. Pembekalan diawali dengan pengenalan krida pertanian—meliputi Krida Tanaman Pangan dan Hortikultura, Krida Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Krida Perkebunan.
Tak hanya itu, para peserta juga diterjunkan ke Integrated Farming Taman Kreasi Wisata Buleleng (eks Hutan Kota Singaraja) untuk mengikuti pelatihan praktik langsung bersama para instruktur saka.
Materi yang diberikan mencakup teknik pembuatan media tanam, pembenihan dan pembibitan, pembuatan pestisida nabati, manajemen pemupukan, hingga pengolahan lahan.
Menariknya, para peserta juga diperkenalkan pada modernisasi pertanian lewat aplikasi Penggunaan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) serta teknik pengoperasian drone untuk pemetaan lahan dan pengamatan lapangan secara sederhana.
“Seluruh peserta telah menunjukkan minat yang sangat tinggi terhadap dunia pertanian modern. Melalui penilaian keaktifan dan pemahaman materi yang dilakukan secara berkala, kami optimistis para anggota yang dilantik ini siap menjadi agen perubahan,” tambah Maya Kurnia.
Usai agenda pengukuhan ini, pengurus Saka Taruna Bumi Kwarcab Buleleng dijadwalkan akan melanjutkan tahapan pembinaan menuju pembentukan dan pelantikan Dewan Saka Taruna Bumi guna mematangkan roda organisasi ke depan. (*)
Discussion about this post