Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Seririt resmi menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pramuka Peduli serta Unit Siaga Bencana Angkatan ke-6.
Kegiatan berbentuk perkemahan ini berlangsung di SMKN 2 Seririt selama tiga hari, mulai Jumat (18/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026).
Diklat ini diikuti oleh 77 orang peserta pilihan dari pangkalan SMA/SMK se-Kwarran Seririt. Agenda dibuka secara resmi oleh Camat Seririt selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Seririt, I Putu Satriawan.
Turut hadir Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng, kak Putu Adi Wirawan; Ketua Kwarran Seririt, kak I Dewa Made Susastra Ginata, jajaran Andalan Ranting, serta Kamabigus SMKN 2 Seririt.
Penyelenggaraan diklat ini bertujuan utama untuk menempa dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Pramuka penegak yang tanggap, cepat, serta cekatan dalam menghadapi situasi darurat bencana alam maupun kemanusiaan.
Selama tiga hari pembekalan, para peserta digembleng dengan serangkaian materi teknis dan praktis dari berbagai lembaga profesional. Di antaranya, peserta menerima pembekalan mitigasi bencana dari BPBD, manajemen penanggulangan kebakaran dari Damkar, teknik evakuasi dari Basarnas, pertolongan pertama (P3K) dari Saka Bakti Husada, serta Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) dari pihak kepolisian.
Selain keterampilan penanganan darurat, peserta juga dibekali materi pencegahan penyalahgunaan NAPZA dan Narkoba oleh BNN, manajemen dapur umum, wawasan Pramuka Peduli, hingga prinsip safe from harm oleh Andalan Ranting.
Pelatihan dilanjutkan dengan materi kepemimpinan dari Kamabigus SMKN 2 Seririt serta penguatan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang disempurnakan melalui simulasi kebencanaan langsung oleh fasilitator SPAB.
Melalui kompilasi teori dan simulasi lapangan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki ketahanan fisik dan mental, tetapi juga menjadi garda terdepan relawan muda yang siap diterjunkan saat terjadi bencana di wilayah Buleleng dan sekitarnya. (*)
Discussion about this post