Memperingati Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng menggelar kegiatan Jelajah Alam dan Aksi Resik (JALASIK) di kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung, Desa Munduk, Kabupaten Buleleng.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian anggota Pramuka terhadap kelestarian lingkungan dan kawasan konservasi alam.
JALASIK dikemas dalam kegiatan jelajah alam yang dipadukan dengan aksi bersih lingkungan. Para anggota Pramuka menyusuri kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung sembari melakukan pemungutan sampah, terutama sampah plastik yang ditemukan di sepanjang jalur perjalanan.
Kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Ketua Bidang Humas, Data dan Digital Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, kak Ketut Swarmawan.
Ia mengajak anggota Pramuka menjadikan JALASIK bukan sekadar kegiatan memperingati Hari Pramuka, tetapi sebagai momentum untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan.
“Anggota Pramuka harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Jangan sampai alam kita tercemar oleh sampah plastik. Mari kita bersama-sama menjaga kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung agar tetap bersih dan kelestariannya tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Swarmawan, kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung memiliki nilai penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Karena itu, generasi muda, khususnya anggota Pramuka, perlu memiliki kesadaran untuk ikut menjaga kawasan konservasi tersebut.
Ia menekankan pentingnya kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan JALASIK, anggota Pramuka tidak hanya diajak menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter bagi anggota Pramuka agar memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, peduli, dan mencintai lingkungan.
Aksi bersih di kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung juga menjadi wujud semangat pengabdian Pramuka kepada masyarakat dan alam. Nilai tersebut sejalan dengan prinsip kepramukaan yang mengajarkan kepedulian terhadap sesama serta tanggung jawab menjaga lingkungan.
Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng berharap kegiatan JALASIK dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan. Tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam. (*)
Discussion about this post