{"id":1943,"date":"2026-08-26T08:57:48","date_gmt":"2026-08-26T08:57:48","guid":{"rendered":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/?p=1943"},"modified":"2026-08-26T08:57:48","modified_gmt":"2026-08-26T08:57:48","slug":"129-pramuka-siaga-adu-kreativitas-lewat-lomba-menggambar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/?p=1943","title":{"rendered":"129 Pramuka Siaga Adu Kreativitas Lewat Lomba Menggambar"},"content":{"rendered":"<p>Suasana GOR Bhuana Patra, Rabu (26\/8) pagi, dipenuhi warna-warni kreativitas anak-anak. Sebanyak 129 Pramuka Siaga dari sejumlah sekolah di sembilan kecamatan di Buleleng menuangkan imajinasi mereka dalam Lomba Menggambar serangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65.<\/p>\n<p>Anak-anak usia sekolah dasar itu tampak serius menyelesaikan gambar masing-masing. Dengan pensil warna dan berbagai alat gambar, mereka bebas menerjemahkan tema lomba melalui goresan yang dibuat di atas kertas. Suasana kompetisi pun terasa, namun tetap dibalut kegembiraan khas dunia anak-anak.<\/p>\n<p>Ketua Panitia Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Buleleng, Made Suartha mengatakan, lomba menggambar sengaja digelar sebagai ruang bagi Pramuka Siaga untuk menyalurkan kreativitas. Peserta dibagi dalam kategori putra dan putri, dengan sistem penilaian yang dilakukan secara terpisah.<\/p>\n<p>\u201cTujuan kami mengarahkannya adalah menunjukkan kekompakan mereka, kemandirian mereka, dan kebersamaan mereka. Sehingga dengan kebersamaan dan kemandirian itu, mereka akan memberikan yang terbaik bagi diri mereka sendiri dan lingkungan,\u201d ujar Suartha.<\/p>\n<p>Selain menjadi ajang kompetisi, lomba tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kwarcab Buleleng mengenalkan kegiatan kepramukaan dalam bentuk yang lebih beragam kepada anak-anak. Pramuka, kata Suartha, tidak sebatas kegiatan berkemah maupun baris-berbaris, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi dan kemandirian peserta didik.<\/p>\n<p>\u201c Kegiatan eksplor dan berbagai program kami tunjukkan bahwa kegiatan pramuka itu tidak hanya tepuk tangan, tidak hanya berkemah. Itu untuk menemukan kemandirian,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dari hasil penilaian, Algibran Tristan Athalla dari MI Terpadu Mardlatillah keluar sebagai Juara I Lomba Menggambar Siaga Putra. Posisi berikutnya ditempati I Gusti Bagus Satya Paramartha dari SD Negeri 3 Bungkulan sebagai Juara II dan Kadek Aryandra Kori Praditha dari SD Negeri 4 Tejakula sebagai Juara III.<\/p>\n<p>Sementara itu, Khalvano Reagan Alfarief dari MI Terpadu Mardlatillah meraih Harapan I dan Komang Prabawa Aryaguna dari SD Negeri 1 Paket Agung sebagai Harapan II.<\/p>\n<p>Pada kategori putri, Juara I diraih Kadek Ayunda Keisha Adnyani dari SD Negeri 1 Baktiseraga. Jacinda Azkayla Putri dari MI Nurul Huda menjadi Juara II, disusul Putu Kayla Diandra Putri dari SD Negeri 4 Kaliuntu sebagai Juara III.<\/p>\n<p>Untuk kategori juara harapan, Made Jia Hanindhiya dari SD Negeri 1 Tinggarsari meraih Harapan I dan Zivana Ramadhani Zulkarnain dari MI Terpadu Mardlatillah sebagai Harapan II.<\/p>\n<p>Lomba menggambar tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Kwarcab Buleleng dalam memperingati Hari Pramuka ke-65. Tahun ini, berbagai kegiatan disiapkan dengan menggabungkan penguatan karakter, kreativitas, kepedulian sosial hingga pemanfaatan teknologi digital.<\/p>\n<p>Rangkaian kegiatan itu mengusung tema \u201cMemantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045\u201d. Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kwarcab Buleleng ingin memastikan Pramuka tetap relevan dengan perkembangan zaman sekaligus mempertahankan nilai kemandirian, kebersamaan dan karakter kebangsaan. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suasana GOR Bhuana Patra, Rabu (26\/8) pagi, dipenuhi warna-warni kreativitas anak-anak. Sebanyak 129 Pramuka Siaga dari sejumlah sekolah di sembilan kecamatan di Buleleng menuangkan imajinasi mereka dalam Lomba Menggambar serangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65. Anak-anak usia sekolah dasar itu tampak serius menyelesaikan gambar masing-masing. Dengan pensil warna dan berbagai alat gambar, mereka bebas menerjemahkan tema [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1944,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,23,18],"tags":[180,156,523,161,43,293],"class_list":["post-1943","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-halaman-depan","category-news","category-siaga","tag-buleleng","tag-hari-pramuka","tag-indonesia-emas","tag-kwarcab-buleleng","tag-pramuka","tag-pramuka-siaga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1943"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1943\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1945,"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1943\/revisions\/1945"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1944"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukabuleleng.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}